PT Liga Indonesia Baru (PT-LIB) menerima mundurnya klub Pro Duta dari Liga 2 2017 dan tidak lagi menjadi peserta kompetisi Liga 2 2017. Demikian respons PT LIB terkait surat pengunduran diri Pro Duta FC dari Liga 2 2017. Respons PT LIB itu tertuang dalam suratnya bernomor 207/LIB/VII/2017 tertanggal 26 Juli 2017.

Namun, terkait pengunduran diri tersebut, PT LIB menyatakan berlaku ketentuan Pasal 13 Point 2 Regulasi Liga 2 2017, yang intinya berbunyi bahwa Pro Duta wajib mengembalikan seluruh konstribusi yang telah diberikan PT LIB. Dan PT LIB akan meneruskan hal pengunduran diri tersebut kepada Komisi Disiplin untuk menentukan status klub Pro Duta dalam kompetisi resmi PSSI yang akan datang.

Sekretaris Umum Pro Duta FC, Belinda Siahaan, menyatakan bahwa pihaknya siap mengembalikan dana yang telah diterima sebesar Rp 198 juta dari total Rp 500 juta yang dijanjikan PT LIB sesuai Regulasi Liga 2 2017. “Namun, Pro Duta akan mengembalikan dana tersebut apabila PT LIB juga bertindak tegas terkait klub-klub yang melanggar Regulasi Liga 2 2017, “ tegas Belinda.

Sikap ini diambil Pro Duta, dikatakan Belinda, mengingat adanya beberapa pelanggaran Regulasi yang dilakukan peserta Liga 2 2017 tapi tak ditindak PT LIB, sehingga tidak ada kepastian Regulasi dijalankan. Misalnya, pelanggaran Regulasi Pasal 6 ayat 2 mengenai Tugas dan kewajiban Klub Peserta yang setuju dan memberikan jaminan untuk bertanding di seluruh pertandingan sesuai regulasi serta jadwal yang telah ditetapkan LIB. Sesuai pasal 70 dan Pasal 72 mengenai Kewajiban Finansial Klub dan Pemenuhan Hak Pemain telah terjadi kegagalan kolektif Pemenuhan Hak Pemain lebih dari 90 hari kalender yang mengakibatkan tidak terselenggaranya pertandingan 2 (dua) kali berturut-turut, namun klub Liga 2 terkait masih dapat mendaftarkan pemain baru, sementara disinyalir bahwa tanpa menyelesaikan pemenuhan hak kepada pemain sebelumnya klub tetap dijadwalkan untuk pertandingan selanjutnya oleh LIB dengan pemain baru seluruhnya. Sementara di lain pihak, surat klub Pro Duta FC yang mempertanyakan status poin dan klub tidak terjawab.

Sampai saat ini, menurut Belinda, Pro Duta belum menerima panggilan dari Komisi Disiplin (Komdis) terkait pengunduran diri tersebut. “Baru surat dari PT LIB saja,” katanya. Memang, Pro Duta ada menerima surat panggilan dari Komdis tertanggal 25 Juli 2017, dan dihadiri Pro Duta tanggal 27 Juli 2017, tapi bukan masalah Pengunduran diri, melainkan soal ofisial dan pemain Pro Duta yang dianggap melakukan protes berlebihan kepada wasit didalam pertandingan Pro Duta Vs Persiraja pada 15 Juli 2017 di Stadion H. Dhimurtala, Banda Aceh.

Disebutkannya lagi bahwa Pro Duta FC menghadiri undangan tersebut pada tanggal 27 Juli 2017 dengan bermaksud mempertanyakan apakah undangan tersebut masih berlaku terkait Pengunduran Diri Pro Duta FC. Sesuai jawaban Komdis, bahwa keterangan tetap diperlukan, maka Pro Duta FC menyampaikan keterangan bahwa:
1. Protes dilakukan tim Pro Duta FC terkait kinerja Wasit yang sejak awal terus merugikan Pro Duta FC.

2. Pertandingan terhenti selama 13 menit, namun perpanjangan waktu yang diberikan hanya 4 menit.

3. Pro Duta menyampaikan bukti berupa video berdurasi seluruh isi pertandingan sebagai bukti kinerja wasit kepada Komdis.

Pro Duta FC menerima Surat Keputusan Komdis pada tanggal 28 Juli 2018, mengenai Tingkah Laku Buruk Suporter, Pemain dengan Fakta dan Pertimbangan Hukum: “Bahwa pada tanggal 15 Juli 2017 bertempat di Stadion H. Dhimurtala, Banda Aceh telah berlangsung pertandingan Liga 2 2017 antara Persiraja Banda Aceh melawan Pro Duta FC, dimana pada pertandingan diatas, ditemukan fakta berupa tingkalaku buruk dilakukan pemain dan pemain cadangan Pro Duta FC melakukan pengejaran dan penyerangan terhadap wasit dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin.” Sehingga melahirkan Keputusan, sebagai berikut:
1. Merujuk kepada pasal 57 jo pasal 15 Kode Disiplin PSSI, Pro Duta FC dihukum denda sebesar Rp 10,000,000,- (seuluh juta rupiah) karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 57 Kode Disiplin PSSI.

2. Denda wajib dibayar selambat-lambatnya 14 hari setelah diterimanya keputusan ini oleh Pro Duta FC.

3. Pengulangan terhadap pelanggaran terkait diatas akan berkakibat terhadap hukuman yang lebih berat.

Keputusan tersebut di atas tidak dapat diajukan banding sesuai Pasal 118 Kode Disiplin PSSI.

Dengan keputusan Komdis tersebut, sebagai klub yang sudah mengundurkan diri sebelum pemanggilan Komdis tersebut, Pro Duta bermaksud mempertanyakan bagaimana evaluasi kinerja wasit terkait buktibukti yang ada.

Sidang Komdis terhadap Pro Duta tanggal 27 Juli 2017 tersebut menjadi tanda tanya besar bagi Pro Duta. Karena sidang tersebut terjadi manakala Pro Duta sudah menyatakan mundur dari Liga 2 2017 tertanggal 24 Juli 2017. “Dimana keabsahan sidang tersebut, kami sudah mundur sejak tanggal 24 Agustus 2017,” kata Belinda. Ini artinya, putusan Komdis tanggal 27 Juli tersebut batal demi hukum.

Dikatakan Belinda, bahwa seluruh ketidakpastian regulasi dan koordinasi administratif yang lemah antara PSSI, Liga dan Klub selama bertahun-tahun inilah yang makin meyakinkan Pro Duta FC atas keputusan mundur dari Liga 2 2017.

Leave a Reply