Laga kandang ketiga bagi Klub Pro Duta FC di Stadion Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, melawan klub 757 Kepri Jaya adalah pertarungan hidup mati di Liga 2 (Dua).  Sikap ini menjadi penting karena, setelah bertanding empat kali (2 kandang melawan PSBL Langsa, PSPS Pekanbaru, dan 2 away melawan PSMS Medan, Persih Tembilahan),  tim dengan julukan Tim Kuda Pegasus ini baru mengantongi 1 point dan bertengger di urutan paling buncit.

“Laga ketiga kandang ini Pro Duta melawan 757 Kepri Jaya kami harus menang yang akan main Minggu 21 Mei 2017, di Stadion Cendrawasih homebase Pro Duta FC, agar posisi klasemen tidak berada di dasar,” kata Sarluhut Napitupulu, Media Officer Klub Pro Duta FC.

Persiapan untuk meraih point penuh tersebut memang sudah disiapkan secara maksimal oleh Fiwi Dwipan dkk. Kondisi phisik seluruh pemain anak-anak asuhan Eladio Rojas Reyes, saat ini sudah siap tempur untuk meraih point penuh tersebut.

“Sejak laga kedua away, pelatih kepala klub Pro Duta FC dipegang Eladio Rojas Reyes, Warga Negara Chili, Amerika Latin, “ kata Sarluhut.  Dan strategi untuk menang meraih point penuh pun sudah disiapkan tentu dengan membaca dan mencermati pola-pola permainan 757 Kepri Jaya selama ini.

Sesuai hasil teknikal meeting Sabtu, 20 Mei2017 di markas Pro Duta FC, pertandingan Pro Duta FC melawan 757 Kepri Jaya ini di pimpin oleh Totok Supriyanto dari Manado Sulawesi Utara, wasit utama, dibantu Ronald Agusman dari Sumatera Barat, dan Asri Eko Wibowo dari Lampung, keduanya sebagai hakim garis. Adi Kristiawan dari Jawa Timur, sebagai wasit cadangan. Adapun Pengawas Pertandingan (Match Commisioner) adalah Jajat Sudrajat, dari Jawa Barat.

“Pada laga ini kick off akan dimulai pada pukul 15.30 Wib. Semula kick off di jadwalkan pada pukul 16.00. Tapi kami sepakat dimajukan menjadi 15.30 wib mengingat cuaca tidak stabil di daerah ini, “ kata Dodi Himawan, Ketua Panpel Pro Duta FC.

Leave a Reply