Dalam laga pertamanya di Viareggio Cup 2015 Grup V menghadapi Parma FC Primavera, Pro Duta U19 harus mengakui keunggulan anak asuh Hernan Crespo tersebut dengan kekalahan 6-0. Bertanding di Stadion Cavanis dengan rumput sintetis pada hari Selasa (03/02/2015) pukul 21.30 WIB sebenarnya  Arsyad Yusgiantoro bermain baik pada babak pertama dimana hanya kalah 2-0.

Namun dibabak kedua, faktor suhu yang saat itu dingin sekitar 4-5 ° C sangat berpengaruh terhadap fisik para pemain muda Pro Duta FC. Konsentrasi para pemain tampak hilang dibabak kedua tersebut sehingga tim Parma mampu menjebol gawang Mario Wakano dengan 4 gol.

“Babak pertama kami masih bisa main bagus, tapi cuaca yang sangat dingin sekali bikin konsentrasi kami hilang.” ungkap Arsyad Yusgiantara.

Jalannya pertandingan sendiri pada babak pertama Parma unggul 2-0 melalui Lorenzo Mitta menit 11 yang disusul gol Didiba Mboke menit 42. Pada babak kedua Parma FC mampu memanfaatkan kondisi fisik pemain Pro Duta dan mampu menambah keunggulan melalui hat-trick dari Gonzalo Martinez (47′, 57 ‘dan 71′) dan satu lagi gol dari Didiba (58 ‘).

Selanjutnya Pro Duta akan menghadapi KRC Genk pada hari Kamis (05/02/2015) jam 21.00 WIB di Stadion Cavanis. CEO Pro Duta, Wahyu Wahab Usman berharap kekalahan dari Parma bisa dijadikan pelajaran untuk perbaikan kedepan, khususnya pertandingan terdekat melawan KRC Genk.

“Ketika kita mau belajar dari kekalahan pasti kita akan sulit dikalahkan. Semua ini berkaitan dengan apa yang kita lakukan dalam latihan, sehingga kita harus latihan lebih keras dan sungguh-sungguh untuk menjadi kuat.” ungkap Wahu Wahab.

“Kekalahan dari Parma memang sulit dibantah, tetapi pertandingan berikutnya melawan Genk harapan saya agar pelatih dan pemain dapat mengambil pelajaran saat lawan Parma kemarin. Ada pepatah mengatakan Always imitate the behaviors of winner when you lose.” tambahnya.

Leave a Reply