<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>www.produta.com</title>
	<atom:link href="http://produta.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://produta.com</link>
	<description>Pro Duta FC Official Site</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Feb 2012 06:04:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Unik, Peristiwa Cedera yang Dialami Pemain Di Luar Lapangan</title>
		<link>http://produta.com/2012/02/22/unik-peristiwa-cedera-yang-dialami-pemain-di-luar-lapangan/</link>
		<comments>http://produta.com/2012/02/22/unik-peristiwa-cedera-yang-dialami-pemain-di-luar-lapangan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 06:04:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>produta</dc:creator>
				<category><![CDATA[SPORTAINMENT]]></category>
		<category><![CDATA[Cedera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://produta.com/?p=762</guid>
		<description><![CDATA[Cedera adalah kata yang selalu melekat pada pemain sepakbola, bagaimana tidak? Kemungkinan aksi yang ditunjukkan para pemain ketika berlaga di rumput hijau sangatlah beresiko, baik cedera yang disebabkan oleh ulah pemain lawan ataupun akibat ketidaksengajaan kesalahan diri sendiri dalam memainkan tekhnik mengolah bola. Hal ini pun memang sudah menjadi konsekuensi dari para bintang lapangan. Yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Cedera adalah kata yang selalu melekat pada pemain sepakbola, bagaimana tidak? Kemungkinan aksi yang ditunjukkan para pemain ketika berlaga di rumput hijau sangatlah beresiko, baik cedera yang disebabkan oleh ulah pemain lawan ataupun akibat ketidaksengajaan kesalahan diri sendiri dalam memainkan tekhnik mengolah bola. Hal ini pun memang sudah menjadi konsekuensi dari para bintang lapangan. Yang mencemaskan adalah apabila cedera yang dialami dapat menyebabkan rusaknya karir mereka dalam merumput.</p>
<div id="attachment_763" class="wp-caption aligncenter" style="width: 478px"><a href="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Maradona-Boca-Juniors.jpg"><img class="size-full wp-image-763" title="Maradona Boca Juniors" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Maradona-Boca-Juniors.jpg" alt="" width="468" height="380" /></a><p class="wp-caption-text">Maradona</p></div>
<p style="text-align: justify;">Tetapi, pada laman kali ini kita tidak akan membahas peristiwa-peristiwa cedera yang dialami pemain di dalam lapangan. Namun sebaliknya, Ya, kami merangkum beberapa kejadian krusial yang akan membuat anda meringis miris bahkan sampai yang terdengar menggelikan akibat 5 insiden di bawah ini:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1.     </strong><strong>Ever Banega</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Peristiwa yang menimpa pemain yang memperkuat Valencia ini bisa saja membuat anda meringis miris ketika mendengarnya. Cedera ini pun cukup serius karena kakinya terlindas mobilnya sendiri, tepat ketika pemain Argentina ini hendak mengisi bensin di pom bensin usai menjalani sesi latihan, Banega turun dari mobil dan lupa mengangkat rem tangan mobilnya. Tak ayal jika mobilnya mundur begitu saja dan melindas kakinya sendiri dan mengharuskan pemain 23 tahun ini melakukan operasi dan diperkirakan masa penyembuhan atas insiden ini pun memakan waktu kurang lebih enam bulan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Fatalnya, cedera ini terjadi pada sehari sebelum ia melakoni laga <em>away </em>malawan Barcelona di Camp Nou pada lanjutan kompetisi La Liga Spanyol, Minggu (20/2/12). Padahal sebelumnya bintang lapangan hijau ini sempat menuai pujian dai pelatih Pep Guardiola atas permainan apiknya pada awal Februari silam.</p>
<p style="text-align: justify;"> <strong>2.     </strong><strong>David Batty</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Insiden yang terjadi di tahun 1990-an ini terdengar agak menggelikan. Pada waktu itu, Batty tengah menjalani perawatan cedera ligamen engkel di rumahnya, sedang santainya dia beristirahat anak kesayangannya yang berumur dua tahun asik bermain sepeda roda tiga, tanpa sadar si anak pun dengan tanpa bersalah menggilas bagian cedera engkel mantan pemain Leeds United, Blackburn, dan Newcastle ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Hal ini pun membuat dirinya dirawat lebih lama lagi, dan predikat sebagai pemain tangguh di lapangan hijau pun tak dapat ditunjukkannya seapik dahulu lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"> <strong>3.     </strong><strong>David Bekham</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Siapa yang tak kenal bintang superball yang juga suami dari Victoria Adam ini? Ya, pemain yang sangat digandrungi oleh kaum hawa ini pernah mengalami cedera di pelipis kirinya karena terkena tendangan sepatu dari sang arsitek Manchaster United, Sir Alex Ferguson di ruang ganti pemain ketika laga tim yang dibelanya Manchaster United melawan Arsenal di Piala FA.</p>
<p style="text-align: justify;">Insiden krusial yang terjadi di tahun 2003 ini pun akhirnya menyebabkan Beckham hengkang dari Old Trafford.</p>
<p style="text-align: justify;"> <strong>4.     </strong><strong>Paulo Diogo</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Senang tetapi berujung sial, mungkin adalah kata yang pas untuk menggambarkan keadaan Diogo kala itu, insiden yang terjadi di tahun 2004 ini melibatkan cincin kawin  yang menyebabkan jari pria kelahiran 1975 ini hampir putus. Hal ini disebabkan karena euforia kegembiraannya yang mengumpan bola kepada Jean Beausejour di menit ke-87 di kompetisi Liga Utama Swiss yang berakhir dengan goal ini diselebrasikannya dengan memanjat pagar suporter.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sial baginya ketika hendak turun, jari yang dilingkari oleh cincin kawinnya itu pun tersangkut di kabel logam dan sempat membuat gelandang Servette ini pun meringis kesakitan. Tidak itu saja kesialan datang baginya, bahkan Diogo diberi kartu kuning oleh wasit karena dianggap mengulur waktu pertandingan.</p>
<p style="text-align: justify;"> <strong>5.     </strong><strong>Maradona</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pesepakbola legendaris asal Argentina ini tampaknya memang hidupnya tak jauh-jauh dari stigma kontroversi maupun insiden yang menimpanya. Pemilik nama lengkap Diego Maradona ini akrab atas ‘kunjungan’ yang mengharuskannya ke rumah sakit karena perilakunya yang kecanduan mengkonsumsi narkoba. <em>Drug Addicted</em>-nya ini pun nyaris melayangkan nyawa pria yang juga mantan pelatih Timnas Argentina ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Terlepas dari kontroversi pola hidupnya tersebut, Maradona pernah mengalami insiden yang bisa dikatakan agak aneh pada tiga bulan dari dimulainya Piala Dunia 2010. Dia terkena gigitan anjing peliharaan di wajahnya, hal ini pun menyebabkan sang legend ini harus mengunjungi beberapa dokter dan menjahit bibirnya sebanyak 10 jahitan. <strong>(LM)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://produta.com/2012/02/22/unik-peristiwa-cedera-yang-dialami-pemain-di-luar-lapangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Laakkad: Predator Lapangan yang Sayang Keluarga</title>
		<link>http://produta.com/2012/02/22/laakkad-predator-lapangan-yang-sayang-keluarga/</link>
		<comments>http://produta.com/2012/02/22/laakkad-predator-lapangan-yang-sayang-keluarga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 04:27:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>produta</dc:creator>
				<category><![CDATA[PDFC]]></category>
		<category><![CDATA[Abdelhadi Laakkad]]></category>
		<category><![CDATA[Pro Duta FC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://produta.com/?p=755</guid>
		<description><![CDATA[Sangar, garang, mematikan, dan tanpa kompromi! Begitulah sosok Abdelhadi Laakkad saat tampil di lapangan hijau. Jangan pernah membiarkannya berlama-lama dengan bola di kotak 16 kalau tidak mau kebobolan. One chance.. one shot.. and one goal! Namun kesan gahar itu langsung berbalik 180 derajat saat dirinya berada di luar lapangan. Siapa sangka dalam kesehariannya, pria kelahiran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sangar, garang, mematikan, dan tanpa kompromi! Begitulah sosok Abdelhadi Laakkad saat tampil di lapangan hijau. Jangan pernah membiarkannya berlama-lama dengan bola di kotak 16 kalau tidak mau kebobolan. <em>One chance.. one shot.. and one goal</em>!</p>
<p style="text-align: justify;">Namun kesan gahar itu langsung berbalik 180 derajat saat dirinya berada di luar lapangan. Siapa sangka dalam kesehariannya, pria kelahiran Maroko, 34 tahun silam, ini adalah sosok yang ramah, rendah hati, dan penuh perhatian terutama kepada keluarga.</p>
<p style="text-align: justify;">Buktinya, meski tercatat sebagai top skor LPI musim lalu dengan torehan 13 gol ketika membela Medan Chiefs, dia tak pernah menggangap itu sebagai kehebatan pribadinya. “Itu adalah hasil kontribusi tim. Saya bukan siapa-siapa tanpa mereka. Yang terpenting adalah tim menjadi juara,” tuturnya merendah. “Pencapaian kemarin (top skor) untuk seluruh anggota tim,” timpalnya lagi.</p>
<div id="attachment_756" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Abdelhadi-Laakkad.jpg"><img class="size-full wp-image-756" title="Abdelhadi Laakkad Pro Duta FC" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Abdelhadi-Laakkad.jpg" alt="" width="580" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Abdelhadi Laakkad</p></div>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu terkait kota Medan, tempat dia menetap, mantan top skor S-League (Liga Singapura) 2006, ini punya penilaian sendiri. Menurutnya, Medan merupakan kota yang besar, menyenangkan dan punya aneka rasa makanan.  Hanya, kendala bahasa menurutnya masih menjadi penghambat dalam bersosialisasi. Meski demikian dirinya punya resep khusus mengatasi hal itu. “Saya hanya bisa bilang ‘apa kabar?,” tuturnya sambil tertawa saat dihubungi lewat telepon. “Kalau saya senyum, pelatih sudah tahu berarti semua baik-baik saja,” tambahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski selalu dikelilingi bidadarinya, yakni istri dan anak perempuannya, Laakkad mengaku tetap rindu kampung halamannya. Oleh karena itu, jika kompetisi nanti selesaidan ada libur akan dimanfaatkannya untuk mudik ke Maroko, tepatnya Qualidya. Kota ini bisa ditempuh sekitar sejam perjalanan darat dari Casablanca, kota terbesar di Maroko.  “Itu (Qualidya) kampung istri saya. Saya tak akan lama di sana, sekitar seminggu saja untuk bertemu sanak famili dan teman,” ungkapnya. <strong>(HP/HS)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://produta.com/2012/02/22/laakkad-predator-lapangan-yang-sayang-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadi Tuan Rumah Kualifikasi Piala Asia U-22, PSSI Bingung Pilih Stadion</title>
		<link>http://produta.com/2012/02/19/jadi-tuan-rumah-kualifikasi-piala-asia-u-22-pssi-bingung-pilih-stadion/</link>
		<comments>http://produta.com/2012/02/19/jadi-tuan-rumah-kualifikasi-piala-asia-u-22-pssi-bingung-pilih-stadion/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Feb 2012 14:37:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>produta</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEPAKBOLA]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://produta.com/?p=751</guid>
		<description><![CDATA[Untuk lebih menjadi negara yang aktif di kancah persepakbolaan, Indonesia menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah di ajang kualifikasi Piala Asia U-22. Namun karena ketidaktersediaan stadion yang representatif dalam satu kota maka ambisi itu pun terhambat. Syarat  yang diajukan untuk menjadi tuan rumah turnamen ini adalah satu kota harus memiliki dua stadion yang representatif. “Pertama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Untuk lebih menjadi negara yang aktif di kancah persepakbolaan, Indonesia menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah di ajang kualifikasi Piala Asia U-22. Namun karena ketidaktersediaan stadion yang representatif dalam satu kota maka ambisi itu pun terhambat.</p>
<p style="text-align: justify;">Syarat  yang diajukan untuk menjadi tuan rumah turnamen ini adalah satu kota harus memiliki dua stadion yang representatif. “Pertama kalinya kita ditawarkan AFC, tentu saja kita mau, kemudian kita ajukan surat. Tapi, AFC memberi syarat harus ada dua stadion dalam satu kota,” Ungkap Sekretaris Jendral PSSI Tri Goestoro ketika ditemui di kantor PSSI pada Jumat, (17/2).</p>
<div id="attachment_752" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Rapat-Exco.jpg"><img class="size-full wp-image-752" title="Rapat Exco" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Rapat-Exco.jpg" alt="" width="580" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">EXCO PSSI saat memutuskan Stadion Untuk kualifikasi Piala Asia U-22</p></div>
<p style="text-align: justify;">Hal ini pun semakin sulit ketika perhelatan ini diagendakan akan digelar di Jakarta, ketika Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) siap digunakan, tetapi Stadion Lebak Bulus yang berada di kawasan Jakarta Selatan dikabarkan akan dibongkar. “Kita maunya di Jakarta, tapi kita hanya punya SUGBK. Ada stadion Lebak Bulus, tapi kabarnya di sana mau dibongkar.”</p>
<p style="text-align: justify;">Alternatif lain segera dicari PSSI untuk menyiasati hal ini, Pekanbaru dengan memiliki dua stadion yang layak di sana pun akhirnya dilirik untuk menjadi sasaran kandang turnamen Piala Asia U-22 yang digelar mulai 23 Juni hingga 3 Juli mendatang ini.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8221;Pekanbaru segera kita jajaki. Di sana punya dua stadion yang bagus. Kebetulan di sana ada stadion baru juga, jadi sekalian kita coba,&#8221; tandasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Diketahui dari hasil undian, Indonesia berada di Group E Kualifikasi Piala Asia U-22 yang tergabung bersama negara Jepang, Makau, Singapura, Timor Leste, dan Australia. Dengan format dua tim teratas di masing-masing group akan masuk ke putaran final. <strong>(LM)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://produta.com/2012/02/19/jadi-tuan-rumah-kualifikasi-piala-asia-u-22-pssi-bingung-pilih-stadion/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kalahkan Persitara 2-0, Pro Duta FC Kembali ke Puncak Klasemen</title>
		<link>http://produta.com/2012/02/19/kalahkan-persitara-1-0-pro-duta-fc-kembali-ke-puncak-klasemen/</link>
		<comments>http://produta.com/2012/02/19/kalahkan-persitara-1-0-pro-duta-fc-kembali-ke-puncak-klasemen/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Feb 2012 10:52:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>produta</dc:creator>
				<category><![CDATA[PDFC]]></category>
		<category><![CDATA[PRESS RELEASE]]></category>
		<category><![CDATA[Abdelhadi Laakkad]]></category>
		<category><![CDATA[Ghozali Muharam Siregar]]></category>
		<category><![CDATA[Persitara]]></category>
		<category><![CDATA[Pro Duta FC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://produta.com/?p=742</guid>
		<description><![CDATA[Pro Duta FC akhirnya kembali berada di puncak klasemen grup 1 Divisi Utama PSSI setelah sempat turun ke peringkat ke dua. Hal itu karena Ghozali Siregar dan kawan-kawan mampu menjinakkan Persitara Jakarta Utara dengan skor 2-0 pada Minggu (19/02) Sore, di Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam. Sejak menit pertama Pro Duta FC langsung tampil menyerang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pro Duta FC akhirnya kembali berada di puncak klasemen grup 1 Divisi Utama PSSI setelah sempat turun ke peringkat ke dua. Hal itu karena Ghozali Siregar dan kawan-kawan mampu menjinakkan Persitara Jakarta Utara dengan skor 2-0 pada Minggu (19/02) Sore, di Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak menit pertama Pro Duta FC langsung tampil menyerang dengan mengandalkan dua penyerang tajamnya yaitu Abdelhadi Laakkad dan Ghozali Muharam Siregar. Serangan demi serangan terus dilancarkan “<em>Tim Kuda Pegasus”</em> tetapi sampai pertengahan babak pertama skor masih bertahan tanpa gol.</p>
<div id="attachment_743" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Ghozali-Goll.jpg"><img class="size-full wp-image-743 " title="Ghozali Goll" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Ghozali-Goll.jpg" alt="" width="580" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Ghozali Siregar Bawa Pro Duta FC Kalahkan Persitara 2-0</p></div>
<p style="text-align: justify;">Terus menyerang, Pro Duta FC akhirnya mampu merubah kedudukan menjadi 1-0 jelang berakhirnya babak pertama. Gol tersebut diciptakan oleh Ghozali Siregar setelah mampu memanfaatkan umpan matang dari Abdelhadi Laakkad.</p>
<p style="text-align: justify;">Gol Ghozali tersebut menutup babak pertama dengan keunggulan Pro Duta FC atas tamunya Persitara Jakarta Utara dengan skor 1-0 .</p>
<p style="text-align: justify;">Memasuki babak ke dua, “<em>Tim Kuda Pegasus</em>” masih dengan pola menyerang sehingga di menit-menit awal lini belakang Persitara sangat kerepotan dalam membentung serangan yang bertubi-tubi dari Gozhali maupun Laakkad. Dan pada menit ke 53 penyerang Pro Duta FC asal Maroko, Abdelhadi Laakkad mampu mengandakan kedudukan setelah mampu mencetak gol melalui umpan matang Rahmad Hidayat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedudukan 2-0 tersebut tidak berubah hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Starting IX:</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pro Duta FC:</strong> Yudha Hananta, Antonio S, Suyatno ©, Hardiansa, Faisal Azmi, Rahmad Hidayat, Francisco JP, Abdul Majid, Ghozali MS,Abdelhadi Laakkad dan Arief Sajali.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Persitara :</strong>  Arif Pratama, Aris Indarto, Fatul Manan, Hari Salisburi, Ismail Idris, Angga Mulina P, M Fachri, Ahmad Soleh, Tatan, Dede Sulaiman dan Putra Ibrahim. <strong>(HS)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://produta.com/2012/02/19/kalahkan-persitara-1-0-pro-duta-fc-kembali-ke-puncak-klasemen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pro Duta FC Targetkan Kemenangan Atas Persitara</title>
		<link>http://produta.com/2012/02/19/pro-duta-fc-targetkan-kemenangan-atas-persitara/</link>
		<comments>http://produta.com/2012/02/19/pro-duta-fc-targetkan-kemenangan-atas-persitara/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Feb 2012 02:53:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>produta</dc:creator>
				<category><![CDATA[PDFC]]></category>
		<category><![CDATA[Persitara]]></category>
		<category><![CDATA[Pro Duta FC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://produta.com/?p=738</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sempat tertunda karena Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam dipakai untuk Divisi 1 PSSI akhirnya Pro Duta FC akan menjamu Persitara Jakarta Utara pada Minggu (19/02) sore nanti. Bermain di kandang sendiri, Pro Duta FC akan berusaha mengalahkan Persitara agar bisa merebut puncak klasemen yang direbut oleh PSLS. Seperti diketahui bahwa sebenarnya laga Pro Duta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah sempat tertunda karena Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam dipakai untuk Divisi 1 PSSI akhirnya Pro Duta FC akan menjamu Persitara Jakarta Utara pada Minggu (19/02) sore nanti. Bermain di kandang sendiri, Pro Duta FC akan berusaha mengalahkan Persitara agar bisa merebut puncak klasemen yang direbut oleh PSLS.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti diketahui bahwa sebenarnya laga Pro Duta FC melawan Persitara harusnya digelar pada hari Jumat (17/02) kemarin. Tetapi diwaktu bersamaan ternyata Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam harus digunakan untuk pagelaran Divisi 1 PSSI.</p>
<div id="attachment_739" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Toni.jpg"><img class="size-full wp-image-739 " title="Toni" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Toni.jpg" alt="" width="580" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Pro Duta FC Ingin Kalahkan Persitara</p></div>
<p style="text-align: justify;">Tetapi perubahan jadwal tersebut tidak begitu berpengaruh terhadap kondisi pemain Pro Duta FC. Justru “Tim Kuda Pegasus” lebih diuntungkan karena bisa makin mempersiapkan fisik maupun mental bertanding.</p>
<p style="text-align: justify;">“Oh tidak, perubahan (jadwal) tidak begitu berpengaruh pada tim,” ungkap Beto Bianchi saat ditanya soal perubahan jadwal.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan pelatih asal Spanyol ini tetap yakin timnya akan memenangi setiap pertandingan di Divisi Utama PSSI.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kami memburu kemenangan dalam setiap pertandingan, tidak terkecuali hari ini (melawan Persitara).” tambahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menanggapi situasi dimana PSLS saat ini sudah mengambil posisi puncak klasemen dari Pro Duta FC, Beto tetap optimis Irvin Museng dan kawan-kawan  selama stabil dengan permainan mereka selama ini akan mampu meraih juara di Divisi Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kompetisi masih panjang dan kami akan tetap berjuang sampai selesai,”</p>
<p style="text-align: justify;">“Semua pertandingan sangat berat, tetapi Pro Duta FC selalu bermain baik. Saya percaya pada tim ini.” tutupnya. <strong>(HS)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://produta.com/2012/02/19/pro-duta-fc-targetkan-kemenangan-atas-persitara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sunderland Tantang Tim Indonesia Uji Coba</title>
		<link>http://produta.com/2012/02/14/sunderland-tantang-tim-indonesia-uji-coba/</link>
		<comments>http://produta.com/2012/02/14/sunderland-tantang-tim-indonesia-uji-coba/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 16:04:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>produta</dc:creator>
				<category><![CDATA[SPORTAINMENT]]></category>
		<category><![CDATA[Sunderland]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://produta.com/?p=730</guid>
		<description><![CDATA[Setelah LA. Galaxy yang sukses melakukan pertandingan persahabatan di Indonesia, kini klub-klub Eropa terus berencana  ke Indonesia. Setelah Inter Milan memastikan kedatangannya pada Mei mendatang, klub Liga Premier Inggris, Sunderland, akan datang ke Indonesia untuk bertanding dengan salah satu tim di Indonesia pada 7-8 Juli 2012. &#8220;Ketua Umum PSSI ingin pertandingan itu di Jakarta. Tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah LA. Galaxy yang sukses melakukan pertandingan persahabatan di Indonesia, kini klub-klub Eropa terus berencana  ke Indonesia. Setelah Inter Milan memastikan kedatangannya pada Mei mendatang, klub Liga Premier Inggris, Sunderland, akan datang ke Indonesia untuk bertanding dengan salah satu tim di Indonesia pada 7-8 Juli 2012.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ketua Umum PSSI ingin pertandingan itu di Jakarta. Tapi sampai saat ini belum pasti tim mana yang akan mereka hadapi. Bisa tim bintang Liga Indonesia atau salah satu klub di Indonesia. Mungkin juga melawan Semen Padang di Padang atau Persebaya di Surabaya. Pasti banyak yang ingin <em>nonton,&#8221;</em> ujar koordinator tim nasional, Bob Hippy, Senin, 13 Februari 2012 seperti yang dilansir Tempo.</p>
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_731" class="wp-caption alignleft" style="width: 410px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/sunderland-new-home-shirt.jpg"><img class="size-full wp-image-731" title="sunderland-new-home-shirt" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/sunderland-new-home-shirt.jpg" alt="" width="400" height="400" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Sunderland</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Persatuan Sepak Bola Seluruh Indoneis (PSSI), kata Bob, menyambut baik keinginan tim yang saat ini diasuh Martin O&#8217; Neill itu. Alasannya, selain memiliki skuad yang berkualitas dan bisa menularkan ilmu sepak bola bagi Indonesia, Sunderland juga menanggung semua biaya tur mereka ke Indonesia. &#8220;Kami tidak bayar apa-apa. Mereka tanggung semuanya sendiri,&#8221; Bob menuturkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam surat dari Alan Solowiejczyk, promotor Asia Sport Development (ASD), kepada Sekretaris Jenderal PSSI Tri Gustoro pada 20 Januari lalu itu, disebutkan tawaran uji coba dari Sunderland merupakan bagian dari rangkaian persiapan mereka dalam menyambut musim 2012/ 2013. Sebelum ke Indonesia, tutur Bob, Sunderland akan terlebih dahulu mampir ke Korea Selatan dan Malaysia.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pertandingan melawan Indonesia itu nanti pertandingan ketiga mereka dalam Sunderland Asia Tour 2012,&#8221; ujar Bob.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini Sunderland berada di peringkat ke-9 Liga Premier Inggris dengan 33 poin. Pada pertandingan terakhir, Wes Brown dkk. takluk di kandang sendiri di Stadium of Light dari Arsenal. Sunderland merupakan klub asal Kota Sunderland dan identik dengan seragam strip vertikal merah-putih. Musim lalu klub berjuluk Black Cats itu berada di peringkat sepuluh Liga Inggris.</p>
<p style="text-align: justify;">Musim ini, selain diperkuat mantan pemain Manchester United, Wes Brown, mereka juga diperkuat Wayne Bridge, Kieran Richardson, John O&#8217; Shea, Nicklas Bendtner, dan pemain asal Korea Selatan, Ji Dong Won. <strong>(HS)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://produta.com/2012/02/14/sunderland-tantang-tim-indonesia-uji-coba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kambing Masuk Lapangan di Divisi II PSSI</title>
		<link>http://produta.com/2012/02/13/kambing-masuk-lapangan-di-divisi-ii-pssi/</link>
		<comments>http://produta.com/2012/02/13/kambing-masuk-lapangan-di-divisi-ii-pssi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2012 08:44:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>produta</dc:creator>
				<category><![CDATA[SPORTAINMENT]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguang pertandingan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://produta.com/?p=726</guid>
		<description><![CDATA[Lucu, adalah kata pertama yang mungkin akan keluar ketika menyaksikan kejadian ini. Ya, Beberapa kambing secara tiba-tiba masuk ke lapangan ketika laga perdana Divisi II PSSI grup 3 digelar di Stadion Pancasila Sungaipenuh, Jambi, Minggu, (12/2). Akhirnya wasit pun menghentikan pertandingan ini untuk beberapa saat. Kejadian ini tidak begitu memberi dampak yang berarti karena untungnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Lucu, adalah kata pertama yang mungkin akan keluar ketika menyaksikan kejadian ini. Ya, Beberapa kambing secara tiba-tiba masuk ke lapangan ketika laga perdana Divisi II PSSI grup 3 digelar di Stadion Pancasila Sungaipenuh, Jambi, Minggu, (12/2). Akhirnya wasit pun menghentikan pertandingan ini untuk beberapa saat.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-727" title="Kambing" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Kambing.jpg" alt="" width="400" height="317" /></p>
<p style="text-align: justify;">Kejadian ini tidak begitu memberi dampak yang berarti karena untungnya pada saat kambing-kambing tersebut ‘ikut bermain bola’ ada pemain yang dirawat akibat cedera, melihat aksi kambing itu pun para panitia penyelenggara (panpel-red) langsung berlari ke lapangan dan mengusir kambing-kambing tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Hal ini pun tambah mengundang gelak tawa dari para penonton, ribuan orang-orang yang menyaksikan laga tersebut langsung bersorak ketika menyaksikan keunikan ini terjadi, “hadiahnya sudah masuk lapangan,” teriak salah satu penonton yang duduk di tribun bagian atas dengan lantang. Tak mau ketinggalan, pengawas pertandingan yang diutus PSSI untuk bertugas pada laga tersebut pun ikut tersenyum melihat hebohnya suasana saat itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, beberapa panpel yang dikonfirmasi perihal kejadian ini mengaku tidak tahu bagaimana kambing-kambing tersebut bisa <em>nyelonong</em> masuk lapangan. Salah satu panitia yang enggan disebut namanya menuturkan, “Kami tidak tahu bagaimana kambing-kambing itu dapat masuk ke lapangan padahal stadion ini sudah dipagari tembok setinggi empat meter. Yang jelas hal ini tidak mengganggu pertandingan secara serius.” <strong>(LM)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://produta.com/2012/02/13/kambing-masuk-lapangan-di-divisi-ii-pssi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teori Psikologi Terkait Pola Perilaku Suporter</title>
		<link>http://produta.com/2012/02/12/teori-psikologi-terkait-pola-perilaku-suporter/</link>
		<comments>http://produta.com/2012/02/12/teori-psikologi-terkait-pola-perilaku-suporter/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 13:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>produta</dc:creator>
				<category><![CDATA[SUPORTER]]></category>
		<category><![CDATA[Suporter Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://produta.com/?p=716</guid>
		<description><![CDATA[Suporter sepakbola di negeri ini tidak pernah lepas dari stigma negatif. faktor labelling, partisipasi media, dan latar belakang dari masing-masing individu dari mereka adalah komponen pembentuk perilaku mereka. Hakikat suporter adalah kerumunan di mana kerumunan tersebut diartikan sebagai sejumlah orang yang berada pada tempat yang sama, adakalanya tidak saling mengenal, dan memiliki sifat yang peka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Suporter sepakbola di negeri ini tidak pernah lepas dari stigma negatif. faktor labelling, partisipasi media, dan latar belakang dari masing-masing individu dari mereka adalah komponen pembentuk perilaku mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Hakikat suporter adalah kerumunan di mana kerumunan tersebut diartikan sebagai sejumlah orang yang berada pada tempat yang sama, adakalanya tidak saling mengenal, dan memiliki sifat yang peka terhadap stimulus (rangsangan) yang datang dari luar. (Soeprapto, 2010).</p>
<div id="attachment_717" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Xavi-dikelilingi-Suporter.jpg"><img class="size-full wp-image-717" title="Xavi dikelilingi Suporter" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Xavi-dikelilingi-Suporter.jpg" alt="" width="580" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Suporter Persikabo Menghargai Pemain Tim Lawan</p></div>
<p style="text-align: justify;">Salah satu perilaku negatif suporter yang dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat adalah perilaku anarkis seperti tindak kekerasan/tawuran antar suporter, pengrusakan fasilitas umum dan melakukan tindakan yang mengarah ke tindak kriminal seperti penjarahan di mana perilaku mereka ini tidak hanya merugikan mereka dan klub namun juga berdampak pada masyarakat dengan menyisakan rasa takut/cemas masyarakat terhadap suporter sepakbola hingga masyarakatpun memunculkan stigma terhadap mereka, selain itu kerugian materil akibat kerusuhan suporter dan juga pengrusakan fasilitas umum tentunya menjadi hal yang sangat disayangkan. Pada akhirnya maka tidak heran jika perilaku suporter sepakbola ini dianggap sebagai wujud masalah sosial karena dampak yang ditimbulkannya baik itu yang berupa fisik seperti pengrusakan fasilitas umum dan non fisik yakni rasa takut/cemas masyarakat ketika bertemu suporter sepakbola.</p>
<div id="attachment_721" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Suporter-Lamongan1.jpg"><img class="size-full wp-image-721" title="Suporter Lamongan" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Suporter-Lamongan1.jpg" alt="" width="580" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Suporter Lamongan</p></div>
<p style="text-align: justify;">Sebagai perilaku sosial maka tak heran bila yang dilakukan oleh suporter sepakbola berdampak pada masyarakat dan mengundang perhatian media (baik meda cetak maupun elektronik). Dalam beberapa kajian ilmiah dan ulasan di media terkadang perilaku suporter sepakbola dianggap sebagai perilaku menyimpang yang susah dihilangkan. Karena beberapa hal itulah akhirnya suporter sepakbola mendapat stigma dari masyarakat. Lisa A Lewis dalam bukunya yang berjudul <em>Adoring Audience: Fan Culture and Popular Media</em>, menyatakan bahwa, <em>“The popular press, as well, has stigmatized fandom by emphasing danger, abnormality, and sillines.” </em>Merujuk apa yang dikatakan oleh Lisa, nampak jelas bahwa stigma yang diperoleh suporter sepakbola juga tak terlepas dari pengaruh media yang selalu memberitakan suporter sepakbola dalam persepektif negatif yakni sebagai sesuatu yang berbahaya, menyimpang, tidak normal, anarkis, dan lainnya.</p>
<div id="attachment_722" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Suporter-Indonesia2.jpg"><img class="size-full wp-image-722" title="Suporter Indonesia" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Suporter-Indonesia2.jpg" alt="" width="580" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Suporter Indonesia</p></div>
<p style="text-align: justify;">Penilaian negatif tentang suporter sepakbola seakan tidak pernah bisa hilang bahkan suporter sepakbola telah mendapat label sebagai sesuatu yang negatif di mata masyarakat. Seperti yang kita ketahui bahwa <em>labelling </em>adalah sesuatu yang sangat merugikan ’subjek’ di mana subjek tidak bisa membantah atau menyanggah atas label yang diperolehnya. Dalam hal ini kita bisa melihat suporter sepakbola khususnya Bonek yang telah mendapat label dari masyarakat atas segala perilaku negatif yang pernah mereka (oknum Bonek) lakukan seperti menjarah, melakukan tindak kekerasan, tidak bermodal, pengrusakan fasilitas umum, menyanyikan lagu yang bernuansa rasis dan provokatif, dan hal lainnya di mana pada akhirnya Bonek mendapat label sebagai kelompok suporter yang anarkis dan bahkan perilaku anarkis Bonek juga dianggap sebagai masalah sosial karena berbagai dampak yang ditimbulkan akibat oleh Bonek seperti kerusakan fisik pada fasilitas umum yang ada di masyarakat dan kerusakan non fisik seperti rasa cemas dan trauma masyarakat terhadap Bonek. Berkaca pada persepektif disorganisasi sosial, perilaku anarkis suporter sepakbola ini memang merupakan sebuah masalah sosial. Perspektif disorganisasi sosial menyebutkan bahwa suatu sistem adalah suatu struktur yang mengandung seperangkat aturan, norma dan tradisi sebagai pedoman untuk melakukan tindakan dan aktivitas. Jadi sangatlah jelas, merujuk terhadap persepektif ini, perilaku anarkis suporter sepakbola merupakan sebuah pelanggaran terhadap sistem yang ada di dalam masyarakat sehingga terjadilah kondisi disorganisasi sosial.</p>
<div id="attachment_723" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Suporter-Persija.jpg"><img class="size-full wp-image-723" title="Suporter Persija" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Suporter-Persija.jpg" alt="" width="580" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Suporter Persija</p></div>
<p style="text-align: justify;">Bila dicermati, suporter – suporter yang memiliki karakter keras dan cenderung bertindak anarkis sebagain besar adalah suporter ynag berasal dari kota. Karena dalam masyarakat perkotaan yang cenderung hidup secara individu kriminalitas dan pengangguran, maka konsep solidaritas mereka belum tertata dengan bagus, sehingga suporter – suporter kota menjadi ganas dan mudah terpancing emosinya. (Wahyudiyono, 2004)</p>
<div id="attachment_724" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Untitled-1.jpg"><img class="size-full wp-image-724" title="Untitled-1" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Untitled-1.jpg" alt="" width="580" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Suporter Timnas</p></div>
<p style="text-align: justify;">Parahnya dari segi ekonomi, pendidikanpun mereka merasa termarjinalkan. Sebenarnya mereka juga merasa bagian dari masyarakat yang ingin teraktualisasi. Disini mereka menjadikan stadion sebagai tempat menumpahkan permasalahan tersebut (Dwi W. Prasetiono).</p>
<p style="text-align: justify;">Machiavelli pernah mengatakan bahwa, kekerasan menjadi absah untuk mempertahankan ancaman dan dapat dipraktekkan oleh penguasa. Mungkin sepak bola sedang menuju ke arah teori ini. Manakala sebuah tim kesayangan mereka mendapat perlakuan tidak adil, spontan saja amuk para pendukungnya menghiasi dan seakan–akan melengkapi manisnya pertandingan. Dalam hal ini belum lagi bila sebuah tim memiliki suporter yang fanatik, hampir dipastikan stadion berubah menjadi lautan amuk masa bila tim kesayangannya kalah atau mendapat perlakuan yang tidak adil.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam cacatan penulis masih ingat di benak pikiran kita pada peristiwa  kerusuhan pada saat perempat final Copa Indonesia pada tanggal 4 september 2006. pendukung Persebaya yang mengatasnamakan Bonekmania mengamuk karena kecewa atas hasil timnya yang ditahan oleh Arema Malang dengan skore 0-0 (sebenarnya pertandingan masih tersisa sekitar 5 menit). Persebaya membutuhkan hasil keunggugulan minimal 2-0, karena pada leg pertama kalah 0-1 dari Arema di Malang. Kekecewaan Bonekmania kemudian dilampiaskan dengan melempari para pemain kedua kesebelasan dan merusak berbagai fasilitas stadion serta menyerang polisi yang sebenarnya berusaha menenangkan keadaan atau mereka. Selain itu, tiga mobil termasuk mobil salah satu stasiun telivisi swasta yang kebetulan sedang meliput pertandingan tersebut rusak diamuk masa. Peristiwa kerusuhan inipun terkenal dengan sebutan ”Asu Semper” (amuk suporter empat September)</p>
<p style="text-align: justify;">Kecintaan yang lebih adalah faktor dari hampir semua itu. Kekhasan untuk menggambarkan manusia dalam persepektif cinta memberikan kesan filosofi yang mendalam bahwa kehidupan seni mencintai (the art of loving). Maka dengan cinta manusia sangat mengerti sifat dasar manusiawinya, yaitu letaknya sebuah kasih sayang. Dan sebaliknya, dengan cinta pula manusia berubah menjadi sadis, ambisius, dan bahkan mematikan. (Bambang, 2006 SBTB)</p>
<p style="text-align: justify;">Sudah saatnya suporter Indonesia dewasa dalam mendukung timnya masing-masing. <strong>(LM)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://produta.com/2012/02/12/teori-psikologi-terkait-pola-perilaku-suporter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadwal Pro Duta FC Menjamu Persitara Diundur Dua Hari</title>
		<link>http://produta.com/2012/02/11/jadwal-pro-duta-fc-menjamu-persitara-diundur-dua-hari/</link>
		<comments>http://produta.com/2012/02/11/jadwal-pro-duta-fc-menjamu-persitara-diundur-dua-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 11:18:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>produta</dc:creator>
				<category><![CDATA[PDFC]]></category>
		<category><![CDATA[Divisi Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Pro Duta FC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://produta.com/?p=712</guid>
		<description><![CDATA[Pertandingan lanjutan Divisi Utama PSSI Grup I antara Pro Duta FC melawan Persitara Jakarta Utara yang seharusnya digelar pada hari Jumat (17/2) harus diundur ke hari Minggu (19/2). Pengunduran jadwal ini dikarenakan pada bersamaan, Stadion Baharoeddin Siregar juga akan digunakan sebagai tempat diselenggarakannya kompetisi Divisi 1. Surat perubahan jadwal tersebut juga sudah diterima oleh Pro [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pertandingan lanjutan Divisi Utama PSSI Grup I antara Pro Duta FC melawan Persitara Jakarta Utara yang seharusnya digelar pada hari Jumat (17/2) harus diundur ke hari Minggu (19/2). Pengunduran jadwal ini dikarenakan pada bersamaan, Stadion Baharoeddin Siregar juga akan digunakan sebagai tempat diselenggarakannya kompetisi Divisi 1.</p>
<p style="text-align: justify;">Surat perubahan jadwal tersebut juga sudah diterima oleh Pro Duta FC dari PT. LPIS pada hari Kamis (9/2) malam yang berisi bahwa PT. LPIS menyetujui perubahan jadwal yang diajukan Panitia Pertandingan Pro Duta FC.</p>
<div id="attachment_713" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Pro-Duta-FC.jpg"><img class="size-full wp-image-713" title="Pro Duta FC" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Pro-Duta-FC.jpg" alt="" width="580" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Jadwal Pro Duta FC Menjamu Persitara Diundur Dua Hari</p></div>
<p style="text-align: justify;">Saat dihubungi, Amin asisten Manajer Pro Duta FC menyambut baik persetujuan perubahan <a href="http://produta.com/jadwal-pertandingan/" target="_blank">jadwal </a>tersebut. Selain tidak akan mengganggu kompetisi Divisi 1, pengunduran tersebut akan menguntungkan Panitia Pertandingan untuk menarik sebanyak-banyaknya penonton karena pada hari Minggu kebanyakan penonton sedang libur.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kita menyambut baik keputusan PT. LPIS karena menerima permohonan pengunduran jadwal Pro Duta FC. Semoga ini berdampak pada banyaknya penonton yang akan langsung menyaksikan di stadion nanti,” ungkap Amin.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Amin, selama ini memang banyak penonton yang mengeluh karena pertandingan selalu diadakan pada hari kerja sehingga mereka tidak bisa menyempatkan untuk menyaksikan Ghozali Siregar dan kawan-kawan secara langsung.</p>
<p style="text-align: justify;">“Selama ini banyak yang protes karena pertandingan selalu di hari kerja, itulah kenapa panpel juga kesulitan mendatangkan banyak penonton.” tutup pria berkacamata ini. <strong>(HS)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://produta.com/2012/02/11/jadwal-pro-duta-fc-menjamu-persitara-diundur-dua-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persikabo Siap Kalahkan PSSB Bireuen</title>
		<link>http://produta.com/2012/02/11/persikabo-siap-kalahkan-pssb-bireuen/</link>
		<comments>http://produta.com/2012/02/11/persikabo-siap-kalahkan-pssb-bireuen/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 02:28:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>produta</dc:creator>
				<category><![CDATA[DIVISI UTAMA]]></category>
		<category><![CDATA[Persikabo Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[PSSB Bireuen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://produta.com/?p=708</guid>
		<description><![CDATA[Meski akan bertanding tanpa Eduard Valuta yang selalu kokoh  mengawal lini belakang Persikabo,  tim Laskar Padjadjaran siap menghadapi tamunya PSSB Bireuen, (Sabtu 11/2) sore di Stadion Cibinong, Kabupaten Bogor. Eduard yang terkena larangan bertanding karena akumulasi kartu kuning, tidak dapat tampil menggalang lini belakang pertahanan Persikabo bersama Tugi Hadi, Rojali dan kawan- kawan. Namun demikian, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Meski akan bertanding tanpa Eduard Valuta yang selalu kokoh  mengawal lini belakang Persikabo,  tim Laskar Padjadjaran siap menghadapi tamunya PSSB Bireuen, (Sabtu 11/2) sore di Stadion Cibinong, Kabupaten Bogor.</p>
<p style="text-align: justify;">Eduard yang terkena larangan bertanding karena akumulasi kartu kuning, tidak dapat tampil menggalang lini belakang pertahanan Persikabo bersama Tugi Hadi, Rojali dan kawan- kawan. Namun demikian, jajaran pelatih tim tuan rumah tentu sudah mempersiapkan pengganti yang tak kalah siap dan maksimal dalam bermain.</p>
<p style="text-align: justify;">“Semua kemungkinan-kemungkinan yang terjadi dalam kompetisi kan sudah kami antisipasi sebelumnya. Jadi otomatis untuk posisi Valuta pun sudah akan ada yang siap menggantikan,”  ujar  Asisten Pelatih Persikabo John Arwandi.</p>
<div id="attachment_709" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Persikabo-Bogor.jpg"><img class="size-full wp-image-709" title="Persikabo Bogor" src="http://produta.com/wp-content/uploads/2012/02/Persikabo-Bogor.jpg" alt="" width="580" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Persikabo Bogor</p></div>
<p style="text-align: justify;">Mengenai kendala <em>conditioning</em> dan <em>finishing</em> yang terjadi pada pertandingan pekan lalu, John menjabarkan bahwa tim nya sudah melakukan berbagai pembenahan, dan program recovery yang dijalankan juga semakin baik dari waktu ke waktu. “Khusus mengenai finishing, hal itu sudah mulai tergambar dalam latihan simulasi di pekan ini. Semoga anak- anak dapat bermain lepas dan tidak terbebani, hingga mampu mewujudkan hasilnya dalam pertandingan nanti.” Ujar John Arwandi usai technical meeting sore tadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Tim PSSB Bireuen sendiri juga bukan tanpa target khusus menghadapi pertandingan yang akan memulai kick-off nya pada pukul 15:30 WIB besok. Sudah tiba di Bogor sejak Senin lalu, PSSB Bireuen tentu telah beradaptasi dengan baik dan melakukan berbagai persiapan yang diperlukan. Apalagi setelah uji coba lapangan yang diadakan pagi tadi, mereka mengaku siap menghadapi karakter lapangan di Stadion Persikabo.</p>
<p style="text-align: justify;">Bachtiar Juli, Pelatih PSSB Bireuen mengungkapkan bahwa menghadapi Persikabo yang sukses menjaga rekor kandangnya dengan dua kemenangan berturut-turut. Menurutnya, pasukan muda Bireuen yang sudah semakin berpengalaman dan berkembang permainannya tentu akan berusaha sekuat tenaga meraih hasil maksimal.  “Persiapan bagus, pemain semua dalam kondisi bagus. Siap untuk memenangkan pertandingan, dan meraih poin besok,” ujar Bachtiar singkat dengan penuh keyakinan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu dihubungi pada kesempatan terpisah, Manajer Operasional Persikabo Erwin Saleh menyampaikan harapannya agar pertandingan besok dapat berlangsung dengan baik dan lancar tanpa hambatan berarti.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dukungan yang mengalir dari para suporter, terutama Kabomania yang selalu setia menyemangati tim di lapangan tentu selalu kita nantikan. Semoga semua pihak dapat menjaga kemanan, ketertiban dan juga kenyamanan. Mulai dari sebelum bertanding, ketika pertandingan berlangsung, hingga usai peluit panjang dibunyikan.” ujar Erwin saat dijumpai di Sekretariat Persikabo.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertandingan lanjutan Kompetisi Divisi Utama 2011-2012 antara tuan rumah Persikabo dan PSSB Bireuen sudah siap digelar. Dengan kondisi kedua tim akan berupaya main maksimal dan sama-sama siap meraih poin penuh, pertandingan besok sudah pasti akan berlangsung amat kompetitif. Sebuah sajian pertandingan yang menarik dan tentu saja menghibur bagi para pecinta sepakbola di Bogor dan sekitarnya<strong>. (Baskoro Tri Atmojo/ Rizki Daniarto/LPIS)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://produta.com/2012/02/11/persikabo-siap-kalahkan-pssb-bireuen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

