Tampil dengan pemain yang mayoritas dari Usia 18 sat tampil di Karol Wojtyla Cup Italia, Pro Duta tampil trengginas dan mampu menahan tuan rumah Geylang International di Stadion Bedok Singapura dalam pertandingan persahabatan internasional pada Sabtu (8/3/2014). Padahal dibabak pertama Pro Duta sempat tertinggal dua gol dari Hamqammal Shah dan Aliff Shafaein . Namun, Pro Duta berhasil mengejar ketinggalan melalui bintang mudanya Rachmad Hidayat (23 tahun).

Geylang International vs Pro Duta (Foto: Fanpage Geylang International)

Geylang International vs Pro Duta (Foto: Fanpage Geylang International)

Geylang International sendiri menurunkan pemain-pemain inti mereka sepert Siddiq Durimi di jantung pertahanan yang bermitra dengan Joaquin Lopez sementara lini tengah diisi Muhammad Haziq dan Jonathan Tan.

Geylang mendapatkan peluang  pertama melalui Leonel Felice yang mencoba tendangan keras ke arah gawang Pro Duta yang dikawal Yudha Hananta. Tetapi tendangan pemain tersebut masih tinggi diatas mistar gawang.

Sebuah tentangan pojok pada menit 16′ diambil oleh Pemain Geylang Mustaqim Manzur dan disambut sundulan Hamqammal Shah yang berhasil menjebol gawang Yudha Hananta dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk tuan rumah.

Gol kedua untuk Eagles kembali tercipta pada menit 17′ . Umpan Leonel Felice dikuasaimampu dimanfaatkan Aliff Shafaein untuk membelokkan bola ke dalam gawang Pro Duta sehingga skor berubah menjadi 2-0.

Kedudukan 2-0 tersebut tidak berubah hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan babak pertama selesai.

Dibabak kedua, Pro Duta tampil lebih menyerang setelah Alfredo menurunkan pemain-pemain utama Pro Duta.

Dalam serangan berikutnya , Pro Duta meraih peluang melalui kerjasama yang bagus. Rachmad Hidayat mampu memperdaya kper Geylang dan merubah kedudukan menjadi 2-1.

Setelah gol tersebut pemain Pro Duta menjadi semangat, dan puncaknya saat tendangan bebas dari luar kotak penalti setelah pelanggaran , Rachmad Hidayat mengambilnya di menit ke-87 . Kiper Geylang , Joey Sim tidak bisa berbuat banyak untuk menghentikan lengkungan bola tersebut sehingga masuk ke gawang Geylang.

Wasit meniup peluit akhir dan karena kedua tim saling bertukar basa-basi setelah pertandingan , garis skor berdiri di 2-2 .

Leave a Reply